Friday, December 28, 2018

TEMPAT WISATA DI BALI : MENGIAT BEACH BALI LIBURAN 22/12/18 - 2/1/19

Ada begitu banyak tempat wisata di Bali, namun kali ini direview berfokus di sekitaran Mengiat Beach, Benoa, Nusa Dua. Lokasinya bisa ditelusuri di google map https://maps.app.goo.gl/V8v3g, dekat dengan Mall Bali Collection.

Tempat wisata Mengiat Beach ini pantainya 5cenderung lebih bersih dari pantai Kuta. Sampah seperti botol, kaleng, plastik bekas kemasan makanan minuman, ranting, dedaunan yang mudah dijumpai di pantai kuta, disini jarang dijumpai.
Orang bakar-bakar sampah juga tidak ada. Track jalur pejalan kaki juga lebih teratur dan lebih rimbun. Orang berjualan cinderamata atau jasa juga lebih teratur.





Di sekitar pantai Mengiat ini ada banyak hotel setidaknya ada 3 hotel yang langsung ke pantai. Ada Ayodya, Inaya dan Hyatt hotel. Liburan 22 Desember 2018 - 2 Januari 2019 ini menginap di Inaya hotel, lengkapnya Inaya Putri Bali Hotel.

Pemandangan di hotel ini cukup bagus, bisa melihat dan berjalan langsung ke pantai Mengiat. Mau jogging, bersepeda, voli, futsal, gym, berenang di kolam, lompat indah, snorkling, berselancar, naik perahu bisa dilakukan di sini. Sewa sepeda Rp 45.000/jam.
Dari pantai mengiat ini wisatawan bisa berjalan atau jogging ke arah kiri(utara) menuju 2 pulau kecil di dekat pantai karena masih terhubung jalan kecil. Pulau yang pertama ukurannya lebih besar bernama pulau Peninsula. Kurang lebih 10menit jalan kaki dari pantai mengiat bisa sampai ke pulau ini. Pulau yang kedua lebih kecil bernama pulau Nusa Dharma, perlu sekitar 10 menit lagi jalan kaki dari pulau Peninsula agar sampai pulau ini.

Dua pulau ini tidak ada pemukiman penduduk. Sepertinya pulau ini spesial untuk wisatawan berjogging ria. Ini bisa dilihat adanya jalur jogging track yang dominan di 2 pulau ini. Dan, kalau pagi hari mudah dijumpai wisatawan berlari-larian disini. Udara yang relatif bersih dan pemandangan laut yang indah bisa dinikmati di 2pulau ini sambil jogging. Cocok juga untuk foto selfie-selfie. Namun di daerah tepi laut sini anginnya cukup kencang, jadi akan kesulitan selfie dengan rambut rapi. Akan kurang menyenangkan juga kalu hujan gerimis.





Pagi hari setelah jogging menikmati panorama alam pulau, pantai dan laut, cocoknya disambung dengan wisata kuliner.

Ya..hotel sekelas Inaya yang tarif kamarnya IDR 2,5Juta/malam itu menyajikan breakfast dengan macam-macam citarasa masakan. All you can eat pukul 7.00 -11.00 WITA. Di ruang makan setidaknya ada 5 Corner masakan yaitu Japanese food, Western food, Chinese food, Indian food dan Indonesian food.

Di corner paling ujung kiri ada corner masakan jepang. Cuma ada sushi saja yang khas jepang nya.

Di sebelahnya ada menu salad salad sayuran yang bisa diracik sendiri. Lalu di sebelahnya lagi ada menu buah-buahan. Kemudian ada menu keju-kejuan, biji-bijian, yogurt dan salad daging.
Lalu ada dimsum bakpao dan siomay dan rombong mie kuah dengan toping jamur, ayam cincang, bawang, seledri, kecambah, dan hikwan.

Di corner tengah ada corner masakan chinese, tapi cuma 3macam biasanya bakmie goreng, pangsit goreng dan nasi goreng.
Corner berikutnya ada corner masakan india yang menyadikan kuah Dal yaitu bubur kacang hijau dengan rempah india, Sambar yaitu masakan seperti bumbu rendang berisi terong, kentang, brokoli, wortel tapi bercitarasa rempah india, pakora yaitu gorengan ala india dan roti parata.

Lalu ada corner western food yang menyajikan macaroni, tomat panggang, ayam steam, susis, screamble egg,  kedelai dan omelet. Lalu ada roti-rotian ala barat dan sereal.
Terakhir adalah corner masakan indonesia. Ada bubur sumsum, bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, bubur nasi, kolak, ayam panggang, sate ikan, telur balado, nasi kuning, tahu tempe, sambal hijau, sambal matah, kerupuk dll.
Pilihan minum juga beragam. Ada susu, teh, jus apel, jus jeruk, infused water, kopi-kopian, madu, dan ada juga jamu kunyit.


Usai makan akan minum kenyang bisa dilanjutkan wisata budaya. Di pantai menggiat itu ada Pura Segara. Kadang-kadang di pagi hari itu digelar semacam upacara adat. Mungkin saat itu galungan tapi entahlah mereka pakai pakaian adat, memainkan alat musik tradisional dan berbahasa daerah lokal.

Kurang suka wisata budaya, mungkin bisa jalan-jalan melihat-lihat cinderamata khas Bali, siapa tahu ada yang pas di hati atau sekedar untuk oleh-oleh.

Kurang suka belanja cinderamata tradisional, bisa juga jalan-jalan di Mall Bali Collection yang tentu lebih modern. Cukup sekitar 20menit jalan kaki dari pantai mengiat bisa sampai di Mall ini. Ada Sogo, Coldstone, Cocomart, Starbuck, Devdan Nusadua Theatre dan brand modern lainnya.